Suara teriakan semangat bergema di lapanganbasket MAN 2 Padangsaat tengah mengadakan final kompetisi bola basket antar SMA se- kota Padangbeberapa waktu lalu. Peserta di antaranya tim basket dari SMA 10, SMA 3, MAN 2,SMK Dek, SMA 13, Adabiah, dan MAN 1. Acara yang bernama Mandu Cup inidiselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Amal BakhtiDepartemen Agama (DEPAG) yang ke-64.Acara berlangsung dari tanggal 27-31 Januari 2010.
Seminggu sudah acara tersebut berlangsung. Namun, rasa bangga masihmenghiasi wajah-wajah pemain basket SMA 10 Padang. Tim yang beranggotakan Ajo(6), Redho (11), Gaek (5), Hakmi (8), Gilang (7), Ghiva (15), Acil (4), Deri(10), Ari(12) ini berhasil merebut tempatrunner- up setelah melewati babak penyisihan dan semifinal. Dibabak penyisihan pada Rabu (27/1) mereka berhasil memukul telak SMK Dek denganskor 36-12. Kemenangan ini membuat mereka lanjut ke semifinal bertemu denagn"tuan rumah" MAN 2 Padang.
Persaingan cukup alot. Tuan rumah tak mau kehilangan gengsi di depan supporternya. SMA 10 Padang juga taksurut mental. Alhasil, pertandingan berakhir dengan skor 16-13 untuk kemenanganSMA 10.
Rasa optimis terhadap 2 kemenangan terakhir membakar semangat pemainketika pada Minggu (31/1) tersebut mereka berhadapan dengan SMA 3 Padang.Pertandingan tak kalah seru. Supporter kedua tim membanjiri lapangan basket MAN2 Padang. Suasana memanas walaupun cuaca tengah mendung saat itu.
Di quarter pertama skor berakhir 0-0. Ini menunjukkan betapa kuatnya keduatim. Baru di quarter kedua, tim Smanten melalui Ajo (6) mencetak point disusulpemain lainnya. Skor berubah menjadi 08-04. Namun, hal itu tidak berlangsunglama. Tim Smantri memutar balik skor menjadi 08-11. Hal ini membuat quarterterakhir menjadi quarter "hidup-mati" masing-masing tim. Terjadi kejar-mengejarskor antar tim. Pertandingan baru berakhir setelah wasit meniupkan peluitnyadengan kedudukan 17-19 untuk kemenangan SMA 3 Padang.
"Walaupun tidak juara 1, tetapi kita nggak terlalu kecewa. Kita kalah terhormat dengan hanya ketingglansatu bola. Sebenarnya gaya main kita nggakjauh beda dengan Smantri. Namun sayang, 2 pemain handalan kita keluar dipertengahan quarter," ungkap Redho.
Seperti ungkap mereka, kekalahan di partai final tidak membuat merakapatah semangat. Bahkan tim di bawah asuhan pelatih Nur Hidayat iniberkomitmen akan berlatih lebih keras lagi menjadi 3 kali seminggu danberupaya mengalahkan Smantri di kandangnya pada saat Smantri Cup tanggal 10Februari nanti
sumber : http://inioke.com/konten/623/smanten-raih-posisi-runner-up.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar